Senin, 01 Juli 2013

terjemah bahasa indonesia kitab “MABADIUL FIQHIYAH”



TERJEMAH BAHASA INDONESIA KITAB MABADIUL FIQHIYAH
Kitab Mabadiul Fiqhiyah yang sudah diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia (versi Indonesia) berdasar pada madzhab syafi’I juz awal (pertama) cetakan darul islamiyah Bandung Indonesia.    (didedikasikan pertama untuk dipenerjemah, agar ilmu yang dimiliki tidak hanya menjadi pohon yang tidak berbuah seperti sabda nabi,Al ‘ilmu bila ‘amalin kasyajari bila tsamarin, kedua untuk teman dan sahabat yang merasa memerlukan atau memahami isi kitab mabadiul fiqhiyah).
JUZ 1
DARUL ISLAMIYAH
BANDUNG INDONESIA
Soal : Apakah Islam?
Jawab : Islam adalah agama yang telah diutuskan oleh Allah kepada nabi Muhammad SAW untuk membahagiakan dan menguntungkan manusia
Soal : Berapa rukun islam?
Jawab : Rukun islam ada lima:
1.     Dua syahadat
2.     Mendirikan solat
3.     Mengeluarkan zakat
4.     Puasa romadhon
5.     Melaksanakan haji bagi yang mampu
Soal : Apa makna Ashaduanlailahaillalloh?
Jawab : Maknanya adalah percaya bahwa sesungguhnya Allah itu satu dan tidak ada sekutu bagi Allah di dalam menyembahNya dan tidak ada yang menyamainya di dalam kerajaannya.
Soal : Apa makna Asyhaduannamuhammadarrosulullah?
Jawab : Maknanya adalah percaya bahwa nabi Muhammad adalah utusan Allah untuk semua makhluk dan wajib untuk mentaati  segala apa yang diperintahkannya, membenarkan segala apa yang dating darinya, dan menjauhi dan tidak melakukan apa yang dicegahnya.
Soal : Apa makna mendirikan solat?
Jawab : Maknanya adalah melakukan solat lima waktu
Soal     : Apak solat lima waktu?
Jawab : Subuh, dhuhur, asar, maghrib, isya’.
Soal : Apa yang wajib dilakukan sebelum solat:
Jawab : Hal yang wajib dilakukan sebelum solat adalah wudhu.
Soal : Ada berapa fardhunya wudhu?
Jawab : Fardhu wudhu ada 6:
1.       Niat
2.       Membasuh wajah
3.       Membasuh kedua tangan sampai siku
4.       Mengusap setengah kepala
5.       Membasuh kedua kaki sampai tumit
6.       Tertib (urut)
Soal : Apa niatnya wudhu?
Jawab :
Soal : Apa hadats kecil?
Jawab : Hadats kecil adalah segala sesuatu yang membatalkan wudhu
Soal : Apasaja yang membatalkan wudhu?
Jawab : Perkara yang membatalkan wudhu ada 5:
1.     Keluarnya sesuatudari salah satu jalan dua (qubul/dubur)
2.     Hilangnya akal
3.     Tidur
4.     Menyentuh orang lain yang bukan muhrim
5.     Menyentuh jalan dua (qubul/dubur) dengan telapak tangan
Soal : Siapakah orang yang bukan muhrim?
Jawab : Orang yang tidak haram dinikahi, karena nasab, saudara sepersusuan, atau mertua
Soal : Apa yang wajib dilakukan oleh orang yang sudah berwudhu sebelum melakukan solat?
Jawab : Orang yang berwudhu wajib:
1.       Mensucikan apa yang dipakainya dalam solat dari najis
2.       Mensucikan tempat solatnya dari najis
3.       Menutupi aurot
4.       Menghadap kiblat
5.       Mengetahui masuknya waktu solat
Soal : Apakah najis-najis itu?
Jawab : Najis yaitu darah, nanah, arak, anjing, celeng (babi), air kencing, tinja, tletong (kotoran hewan).
Soal : Apakah aurot?
Jawab : Aurot laki-laki yaitu segala perkara antara pusar dan lutut. Aurot wanita yaitu semua anggota tubuh kecuali wajah dan telapak tangan.
Soal : Kapan waktu subuh?
Jawab : mulai terbitnya fajar sodiq sampai keluarnya matahari.
Soal : Kapan waktu dhuhur?
Jawab : Mulai dari linsirnya matahari (tepat di atas kepala) sampai panjangnya bayang-bayang suatu benda melebihi panjangnya benda tersebut.
Soal : Kapan waktu asar?
Jawab : Mulai dari keluarnya waktu dhuhur sampai terbenamnya matahari.
Soal : Kapan waktu maghrib?
Jawab : Mulai dari terbenamnya matahari sampai hilangnya mega yang merah
Soal : Kapan waktu isya’?
Jawab : Mulai dari hilangnya mega yang merah sampai keluarnya fajar sodiq.
Soal : Apa yang dilakukan orang ketika akan solat?
Jawab : Adzan kemudian iqomah
Soal : Apakah adzan?
Jawab :
Soal : Apakah iqomah?
Jawab :
Soal : Berapa rukun solat?
Jawab : Rukun solat ada 14, yaitu:
1.       Berdiri bagi yang mampu
2.       Niat
3.       Takbirotul ihrom
4.       Membaca surah fatihah
5.       Ruku’
6.       I’tidal
7.       Sujud
8.       Duduk di antara dua sujud
9.       Tuma’ninah dalam seluruh rukun
10.  Duduk tasyahud akhir
11.  Membaca tasyahud akhir
12.  Membaca solawat atas Nabi Saw dalam tasyahud akhir
13.  Membaca salam
14.  Tertib (urut)
Soal : Apa yang dibaca setelah takbirotul ihrom?
Jawab : Membaca do’a iftitah
Soal : Apa yang dibaca setelah membaca do’a iftitah?
Jawab : Membaca surah fatihah, dan salah satu surah dalam qur’an kemudian ruku’
Soal : Apa yang dibaca pada saat ruku’?
Jawab :
Soal : Apa yang dibaca saat I’tidal?
Jawab :
Soal : Apa yang dibaca saat sujud?
Jawab :
Soal : Apa yang dibaca saat duduk di antara dua sujud?
Jawab :
Soal : Apa yang dibaca saat duduk tasyahud akhir?
Jawab :
Soal : Apa yang dibaca setelah tasyahud akhir?
Jawab :
Soal : Apa yang dibaca setelah tasyahud akhir dan solawat atas nabi?
Jawab :
Soal : Apa yang dibaca setelah do’a?
Jawab : Assalamu’alaikum warohmatulloh, ke arah kanan
Assalamu’alaikum warohmatulloh, kea rah kiri
Soal : Apa makna mengeluarkan zakat?
Jawab : Makna mengeluarkan zakat adalah memberikan kepastian suatu hitungan (kira-kira jumlah) dari harta benda kepada para fakir dan miskin.
Soal : Siapa yang diwajibkan berzakat?
Jawab : Para pedagang islam dan para muslimin yang kaya dalam setahunnya satu kali.
Soal : Apa makna puasa romadhon?
Jawab : Makna puasa romadhon adalah mencegah dari makan dan minum mulai dari keluarnya fajar sodiq sampai terbenamnya matahari.
Soal : Apa niatnya puasa?
Jawab : nawaitu shouma ghodin ‘an adaai syahri romadhon.
Soal : Berapa jumlah rokaat solat tarawih?
Jawab : Jumlahnya adalah 20 rokaat.
Soal : Kapan waktunya solat tarawih?
Jawab : Setelah solat isya’ di bulan romadhon.
Soal : Apa niatnya solat tarawih?
Jawab : Usholliy rok’ataini min sunnati sholaatit  taroowiihi ma’muman lillahita’ala
Soal : Apa hari raya dua?
Jawab :Hari raya dua adalah idul fitri yaitu hari pertama dari bulan syawal dan idul adha yaitu hari ke sepuluh dari bulan dzulhijjah
Soal : Apa niat solat idul fitri?
Jawab : Usholliy rok’ataini sunnata sholaatil  ‘iidil fithri
Soal : Apa makna melaksanakan haji?
Jawab : Maknanya yaitu pergi ke Mekkah untuk mengunjungi ka’bah yang dimulyakan.
Soal : Siapa yang diwajibkan melaksanakan haji?
Jawab : Orang islam kaya yang mampu melakukan perjalanan ke mekkah sekali seumur hidup.
(KHOTIMATUN FIL ADZKARIL MA’TSUROH)
Penutup adalah dzikir-dzikir dari nabi Muhammad.
Do’a setelah adzan:
Dzikir wudhu
1)       Ketika membasuh kedua telapak tangan:
A’udhubillahiminasyaithonirrojim
Bismillahirrohmanirrohim
Allohummahfadz yadiy min ma’aashiika kulliha
2)       Ketika berkumur:
Allohumma a’inni ‘alaa dhikrika wa syukrika wa husni ‘ibaadatik.
3)       Ketika istinsyaq (membersihkan hidung):
Allohumma arihniy roihatal jannah
4)       Ketika membasuh wajah:
Allohumma bayyidh wajhiy yauma tabyaddlu wujuuhun wa taswaddu wujuuh.
5)       Ketika membasuh tangan kanan:
Allohumma aa’ thinii kitabiy biyamiiniii wa hasibnii hisaaban yasiiro.
6)       Ketika membasuh tangan kiri:
Alloohumma laa tu’thiniy kitaabiy bisyimaaliy wa laa min warooin dzohri.
7)       Ketika mengusap kepala:
Allohumma harrim sya’riy wa basyariy ‘alannar.
8)       Ketika mengusap dua telinga:
Allohummaj’alniy minman yastami’uunal qoula fayattabi’uuna ahsanah.
9)       Ketika membasuh dua kaki:
Allohumma tsabbit qodamiy ‘alas shiroothi yauma tazzilu bihia aqdaam.
Dan setelah selesai wudhu,  mutawadhi’ (orang yang berwudhu) menghadap kiblat menengadahkan tangan dan berdo’a:
Asyhadu an laa ilaaha illallohu wahdahu laa syariika lah.
Waasyhadu anna muhammadan ‘abduhu wa rosuuluh.
Allohummaj’alniy minat tawwabiina waj’alniy minal mutathohhiriin.
Waj’alniy min ‘ibadikas shoolihiin.
Kemudian membaca surah Al-Qodar
Hal-hal yang diucapkan setelah solat:
Setelah selesai solat maka berdzikir:
1.       Istighfar 3x
2.       Allohumma antassalam ……ila akhirihi
3.       Tasbih 33x
4.       Hamdalah 33x
5.       Takbir 33x
Kemudian menengadahkan tangan dan berdo’a:
Allohumma inniy as alukal ‘afwa wal ‘afiyata walmu’aafaatad daaimata fid diini wad dunyaa wal akhiroh.
Allohumma inniy a’udhubika min ‘adhaabinnari wa min fitnatil masiihid dajjal.
Alloummaghfirliy maa qoddamtu wa maa akhkhortu wa maa asrortu wa maa a’lantu.
Antal muqoddimu wa antal muakhkhiru laa ilaha illa anta faghfirliy maghfirotam min ‘indika warhamniy innaka antal ghofuurur rohiim.
Menerima segala masukan, saran dan pembenaran atas segala tulisan yang ada dalam artikel ini.
Terima kasih



Tidak ada komentar:

Poskan Komentar